Minggu, 14 Oktober 2018

Tips Menjaga Asupan Bumil Saat Emesis



Dikaruniai calon buah hati adalah anugerah yang tak terkira. Oleh karenanya, sudah pasti sebagai calon ibu akan berusaha memberikan asupan terbaik untuk calon buah hati. Namun, kadangkala terdapat kendala yang membuat kehamilan terganggu karena emesis, terlebih di trimester pertama. Mual dan muntah sudah menjadi hal yang biasa dihadapi oleh ibu hamil, hingga terkadang membuat ibu hamil tidak ‘doyan’ makan. Walau begitu, ibu hamil harus berjuang untuk tetap memberikan asupan untuk calon buah hati.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi emesis :

1. Banyak makan buah-buahan dan sayuran. Sayur dan buah membantu proses metabolisme tubuh agar lebih stabil sehingga mampu mengurangi mual muntah.
2. Makan makanan yg disukai, sedikit tapi sering. Porsi sedikit membuat sensasi pada lambung tidak terasa penuh. Makan lebih sering agar mengurangi meningkatnya asam lambung.
3. Minum air Alkali, yang bersifat basa agar menetralisir keasaman
4. Kalau minum susu pilih yang khusus mual muntah
5. Makan kurma/sari kurma. Kurma terkenal dengan manfaatnya. Mengkonsumsi kurma bisa menambah asupan energi bagi ibu hamil yang sedang emesis disertai lemas.
6. Minum suplemen anjuran dokter
7. Kalau sampai hiper, minta obat anti mual dari dokter
8. Memohon kekuatan sama Allah Swt, karena yang memberikan kekuatan adalah Allah Swt, berpositif thinking bahwa proses kehamilan ini adalah suatu kenikmatan akan membuat ibu hamil dnegan emesis akan lebih semangat.

Demikian beberapa tips mengatasi emesis/mual muntah saat hamil. Semoga bermanfaat.



_Siti Aminah Yendy_

Dari Dipaksa Jadi Biasa

Dari Dipaksa Menjadi Biasa

Saya suka menulis, lebih tepatnya suka menyalurkan perasaan lewat tulisan. Karena dengan menulis ada sensasi plong, perasaan lega setelahnya. Kesukaan saya menulis mulai muncul dari sebuah paksaan. Saat kuliah, saya adalah penerima beasiswa yang punya kewajiban untuk membuat artikel bertema setiap bulannya. Kalau tidak membuat artikel, maka otomatis uang saku saya dipotong. 

Karena kebiasaan itulah, lama kelamaan saya pun merasakan kenikmatan saat menulis. Hingga tulisan saya pernah dimuat dalam sebuah buku antologi berjudul Toga ditepi Jendela, buku tentang perjuangan dan perjalanan para pejuang kuliah dari kalangan tidak mampu. Begitu saja rasanya senang sekali. MasyaAllah.

Namun selepas kuliah, saya sudah kehilangan kewajiban untuk menulis, lama kelamaan kebiasaan menulis itupun mulai terkikis. Dan berlanjut sampai sekarang, sedih deh rasanya. Nulisnya hanya di sosmed saja. 

Besar harapan saya ketika bergabung dengan KaMi Menulis ini, harapannya saya bisa menambah skill dan jam terbang saya dalam menulis. Hingga kelak, cita-cita saya untuk bisa menerbitkan sebuah buku, bisa terwujud. Aamiiin

Siti Aminah Yendy
Depok, 19 September 2018


Rabu, 02 Agustus 2017

NHW 9 Bunda Sebagai Agen Perubahan

Ini salah satu ide Sosial Venture untuk lingkungan Sekitar saya :

Minat Hobi Ketertarikan >> Membuat kreasi, baik kerajinan tangan maupun dekorasi
Hard Skill dan Soft Skill >> Punya ketelatenan dalam membuat kerajinan tangan, memiliki ilmu marketing
Isu Sosial >> Terdapat tempat pembuangan sampah yang mengganggu lingkungan, bau sampahnya sangat mencemari udara hingga jarak jauh
Masyarakat >> Ibu Rumah Tangga
Ide sosial >> Memilah Antara sampah organik dan non organik, kemudian menjadikannya Kerajinan tangan dari barang bekas agar bernilai jual.

Kelemahan dari ide ini adalah, saya belum memiliki hard skill dalam memulai ide ini..
Berkat mengikuti IIP ini saya jadi memikirkan solusi dari permasalahan ini. Semoga bisa terealisasi.

NHW 8 MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

  • Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)
    • Aktivitas yang saya SUKA dan BISA saya lakukan salah satunya adalah Berbisnis Online

  • Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini :
    • Kita ingin menjadi apa ? (BE)
      • Saya ingin menjadi pengusaha muslimah yang bermanfaat untuk orang lain dengan memberikan lapangan kerja bagi orang lain, menyediakan produk yang dibutuhkan orang lain, berbagi rizki dengan yang membutuhkan dan mampu menghajikan keluarga
    •  Kita ingin melakukan apa ? (DO)
      • Memulai bisnis online dengan membuat akun promosi
      • Mempelajari segala ilmu tentang bisnis
      • Menyediakan produk berkualitas
      • Melayani konsumen dengan pelayanan terbaik
      • Melakukan jual beli yang halaL
    • Kita ingin memiliki apa? (HAVE)
      • Saya ingin memiliki usaha yang stabil dengan banyak karyawan
  • Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:
    • Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose) :
      • Menjadi muslimah yang bermanfaat untuk orang lain
    • Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)
      • Memiliki usaha yang stabil dengan brand sendiri dan memiliki banyak karyawan
    • Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)
      • Menyediakan produk ready stock
      • Memiliki toko online di beberapa E-commerce di Indonesia

NHW 7 TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF

Talent Mapping ini dilakukan untuk menuju Tahapan Bunda Produktif
Berikut hasil Strength Typology di temubakat.com


SITI AMINAH YENDY, anda adalah orang yang dapat merasakan perasaan orang lain baik sedang gembira maupun sedang sedih , selalu ingin memajukan orang lain dan senang melihat kemajuan orang , senang mempelajari latar belakang, senang olah pikir, menyendiri , berpikiran strategic, senang mengkomnikasikan sesuatu, banyak idea dan senang menonjolkan kelebihan , keras menghadapi orang akan tetapi tidak menyukai konflik , senang memotivasi dengan berbagai cara ada yang melalui sifat periangnya ada yang melalui sifat empatinya ada juga karena selalu ingin memajukan orang lain , suka melayani orang lain dan mendahulukan orang lain.

PERSONAL BRANDING : CARETAKER, EDUCATOR, EXPLORER, MARKETER, MEDIATOR, MOTIVATOR, SERVER.

KUADRAN
SUKA
TIDAK SUKA
BISA
Membaca Alquran
Jualan Online
Menjadi mentor
Mendongeng
Menulis 
Tata rias
Memotong rambut orang
Mencuci piring
TIDAK BISA
Menjahit
Membuat kue
Berkebun
Mencatat keuangan
Memperbaiki instalasi listrik

NHW 6 MENJADI MANAGER KELUARGA

Tugas NHW kali ini saya teringat tentang Fiqh Prioritas, mana yang penting dan mana yang tidak penting.

Tiga aktivitas yang paling penting adalah :
  1. Melaksanakan Ibadah, Sholat tepat waktu, membaca Al Qur’an, Dzikir pagi dan petang
  2. Menyiapkan menu sehat untuk Suami dan Anak
  3. Mengelola bisnis online

Tiga aktivitas yang tidak penting :
  1. Stalking sosmed
  2. Ikut tertidur saat menidurkan anak
  3. Silaturahim ke tetangga terlalu lama

Selama ini waktu saya habiskan untuk rutinitas sehari hari, mengurus anak dan suami, beberes rumah, mengelola bisnis online dan bermain bersama anak.

Aktivitas rutin yang selalu saya lakukan :
  1. Bangun shubuh
  2. Menyiapkan sarapan suami
  3. Menyiapkan sarapan anak
  4. Memandikan anak
  5. Mengurus rumah
  6. Mengelola online shop

Apabila diklasifikasikan dalam quadran prioritas sebagai berikut :


Mendesak
Tidak Mendesak
Penting
Melaksanakan Ibadah
Menyiapkan menu sehat keluarga
Mengerjakan NHW
Mengelola online shop
Silaturahim tetangga
Membaca postingan Grup
Bermain bersama anak
Tidak Penting
Mencuci Baju
Mencuci Piring
Belanja
Stalking sosmed


NHW 5 DESAIN BELAJAR

Tugas NHW 5 kali ini simple tetapi  membutuhkan pemikiran yang mendalam, memunculkan pertanyaan yang hanya diri saya yang bisa menjawabnya. Dan mencari jawabannya itu yang membutuhkan perenungan. Hehe
Sejauh ini, saya tipe pembelajar yang mayoritas learning by doing. Kalau hanya teori saja, rasanya pembelajaran tersebut belum lengkap, hambar bahkan tidak berbekas sehingga, ketika mendapatkan ilmu, harus segera diamalkan, agar tidak menguap begitu saja dan tidak menjadi manfaat.
Desain belajar yang akan saya terapkan adalah :
  1. Mencari sumber ilmu, meliputi : Buku dan Narasumber
  2. Membaca dan mempelajarinya
  3. Membuat point – point apa yang harus dikerjakan
  4. Membuat analisis SWOT
  5. Membuat Checklist harian
  6. Mengevaluasinya


Sebagai contoh :
Saat ini saya sedang belajar memberikan asupan MPASI untuk anak saya yang berusia 6 bulan. Hal yang saya lakukan adalah :
  1. Mencari sumber ilmu : Saya mengikuti grup whatsapp tentang Pemberian MPASI WHO, belajar dengan ahlinya.
  2. Membaca panduan MPASI WHO : Mencari informasi tentang Menu MPASI. Mencari perlengkapan MPASI
  3. Membuat Point yang harus dikerjakan : Membuat menu tunggal MPASI untuk 14 hari. Menyiapkan alat dan bahan MPASI
  4. Membuat analisis SWOT : Mengukur kemampuan saya dalam membuat MPASI, saya memilih MPASI Homemade yang sesuai dengan kapasitas saya
  5. Membuat Checklist harian : Membuat checklist menu tiap harinya
  6. Mengevaluasi  : Mengevaluasi pemberian menu tunggal setiap hari meliputi reaksi alergi, reaksi pencernaan dan reaksi selera.

NHW 4 MENDIDIK DENGAN FITRAH

MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FITRAH

Misi dan Jurusan Ilmu
NHW 4 kali ini membuat saya cukup berfikir keras, apa sebenarnya jurusan ilmu yang benar-benar “Gue Banget”. Ilmu yang ingin saya tekuni sebenarnya tentang Pemberdayaan Masyarakat, tetapi sejauh ini saya belum mampu mencari jalan untuk bisa berkontribusi lebih dalam masyarakat luas. Mungkin bisa dimulai dari hal yang kecil, hal yang saya sukai. Berbisnis menurut saya mampu menjadi jembatan saya untuk bisa beraktualisasi dan menjadi jalan untuk membuka lapangan kerja sehingga bisa bermanfaat untuk orang lain.

Aktivitas yang membuat saya bersemangat adalah ketika saya berjualan. Walau saya tidak memiliki basic ilmu wirausaha, tetapi ketika saya berurusan dengan bisnis membuat saya berbinar binar. Berbekal kemampuan marketing saya yang sebelumnya pernah bekerja menjadi marketing di sebuah toko, membuat saya semakin semangat untuk terus belajar.

Selain berwirausaha adalah 9 dari 10 pintu rizki, saya berharap dengan mengembangkan bisnis daya bisa membantu orang-orang sekitar dan orang-orang yang membutuhkan. Saat ini saya sedang memulai sebuah online shop yang masih baru, berharap suatu saat bisa membesar dan mampu membuka lapangan kerja baru.

Selain berwirausaha, tentunya tanggungjawab saya sebagai istri dan ibu harus selalu diutamakan, sehingga misi hidup saya adalah Menjadi Istri yang taat, ibu yang menjadi madrasatul ula dan pengusaha yang mampu berkontribusi dalam masyarakat.
Sehingga ilmu yang harus saya kuasai adalah :
1. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak, ilmu tentang menjadi istri yang taat, ilmu tentang pendidikan anak
2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, ilmu tentang marketing, bisnis online
4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang, ilmu tentang pemberdayaan masyarakat.

Kapan misi akan dimulai?
Untuk pembuatan milestone sebagai istri yang taat dan ibu yang menjadi madrasatul ula dan pengusaha yang mampu berkontribusi dalam masyarakat, milestone dimulai dari :
Saya menetapkan KM 0 pada tahun 2016, dan akan mencapai 10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang di bidang bisnis online
Saya mendedikasikan 3-4 jam waktu per hari, atau 28 jam per pekan untuk mencari ilmu tentang bisnis, memulai membuat online shop,dan memasarkan produk
Milestone yang saya tetapkan adalah sebagai berikut:
KM 0 – KM 1 ( tahun 2016-2018) :
Sebagai pengusaha : Belajar bisnis online melalui guru yang ahli, memasarkan produk, mencari reseller
Sebagai istri dan Ibu : Banyak membaca buku tentang pengasuhan anak, pembinaan anak dan pendidikan anak
KM 1 – KM 2 (tahun 2018-2020):
Sebagai pengusaha : memiliki stok produk bisnis
Sebagai istri dan Ibu : menguasai ilmu memasak dengan cinta, mendampingi tumbuh kembang anak dengan memberikan stimulus sesuai konsep pendidikan dalam islam
KM 2 – KM 3 (tahun 2020-2022) : 
Sebagai pengusaha : membuat brand bisnis sendiri
Sebagai istri dan ibu : menjadi penyejuk hati suami, mengarahkan pendidikan dan pembinaan anak yang mulai pre school berbasis Qurani
KM 3 – KM 4 ( tahun 2022-2024) : 
Sebagai pengusaha : Membuka lapangan kerja baru dan bermanfaat untuk orang lain, berhaji bersama keluarga
Sebagai istri dan ibu : Mampu menjadi istri yang senantiasa taat. Mampu mengarahkan anak yang mulai sekolah sesuai konsep Islam




Minggu, 04 Juni 2017

Inikah Maksud Allah?

Peran Spesifik 
Belahan hatiku, 
Saya dan atau kebanyakan perempuan adalah seorang yang memiliki sifat romantis. Mendayu dan kemayu, tentunya dihadapan suami saja. Kali ini saya menuliskan sebuah surat cinta untuk suami saya. Sudah bisa dibayangkan isi surat cintanya seperti karakter saya. Menurut saya itu romantis, tapi mungkin bagi sebagian orang (bisa jadi) lebay. 😂
Ekspresi suami saat saya mengirimkan sebuah link blog saya, yang berjudul Surat Cinta untuk Mamas, sudah bisa ditebak. Bahwa ekspresi yang tampak dari wajahnya adalah datar dan biasa saja. Beliau hanya berkata Aamiin, Terimakasih dedek dan tersenyum. Saya sudah menyiapkan perasaan untuk ekspresi beliau. Tidak akan kecewa atau sedih. Karena sudah memahami karakter beliau yang memang kurang romantis dan sedikit cuek. Tapi saya yakin, dalam hatinya pasti ada sebuah desiran. Ekspresi yang tampak bisa jadi tidak sama dengan apa yang di dalam hati. Ya, begitulah cintaku, pelengkap jemariku, saya mencintainya apa adanya. 
Namun, belakangan suami menunjukkan sikap yang jauh lebih hangat dari biasanya, banyak memeluk erat, mencium dan membelai. Ternyata bukan balasan verbal yang beliau berikan, melainkan bahasa virtual. Ini membuat saya semakin jatuh cinta. Ya, saya tidak memaksakan dicintai dengan romantis atau puitis. Ternyata beliau pun mencintai saya dengan lebih dari sekedar kata-kata puitis. 


Belahan jantungku,
Dikaruniai seorang anak laki-laki yang manis adalah anugerah dari Allah yang luar biasa. Setelah sebelum hadirnya Sakha, sempat mengalami kegagalan yang membuat saya terpukul. Bisa mengandung dan melahirkan Sakha adalah anugerah terindah. 
Bayi yang saat ini berusia 4 bulan ini sudah membuat saya banyak belajar, bagaimana harus menjadi seorang ibu, membuat saya mengerti bagaimana perjuangan seorang ibu. 
Alhamdulillah banyak potensi dari Allah yang diberikan kepada Sakha. Perkembangan Sakha secara Physical dia sudah sesuai dengan tahap usia perkembangannya, sudah mulai tengkurap, menegakkan kepala dan mulai duduk. Secara Cognitif dia sudah bisa interested in his surrounding, secara linguistik dia sudah bisa mendengarkan dan mengikuti sumber suara, juga terkadang menirukan sumber suara. Secara social emotional dia sudah familiar dengan orang2 terdekatnya, pays more attension. 
Alhamdulillah, progres tumbuh kembang Sakha membahagiakan. 
Proses berikutnya adalah tergantung bagaimana saya menstimulasi dia agar merangsang perkembangannya. Mengembangkan potensinya dan bukan membentuk potensinya. Karena setiap anak sudah Allah bekali faktor X masing masing.

Segumpal dagingku,
Allah pasti punya maksud tertentu, mengapa Allah hadirkan orang-orang terkasih ini didekatku, membersamai mereka adalah cara saya untuk memahami maksud Allah tersebut.
. Menjadi pribadi yang harus terus memperbaiki diri, menjadi pribadi yang harus terus meningkatkan ibadah. 
. Menjadi aktor utama dalam pembinaan keluarga, agar suami makin meningkat ke-qawwamannya, agar anak-anak menjadi anak yang salimul aqidah, shahihul ibadah, matinul khulq dan mutsaqaful fikr. Dan tentunya agar keluarga kami terbebas dari api neraka.
. Menjadi bagian dari masyarakat yang mampu memberi solusi dan menciptakan masyarakat madani.
Dengan potensi yang Allah berikan ini semoga mampu terealisasi. 

Rangkulan tanganku,
Masih bisa dihitung dengan jari berapa lama aku bergabung di lingkungan tempat tinggal sekarang. Tentu Allah punya maksud juga mengapa Allah hadirkan kami di lingkungan ini. Sebuah komplek perumahan baru yang mayoritas penghuninya adalah seumuran. Ini yang menjadi potensi, semoga dari komplek ini tercipta masyarakat madani. Dan saya bagian dari yang berusaha me-madani-kan.

Setiap peran itu unik, secara spesifik saya harus merumuskan hal apa yang harus saya lakukan, diantaranya :
1. Sebagai seorang istri, saya harus terus memupuk rasa cinta kepada suami dan menerimanya apa adanya. Menjadi istri yang taat kepadanya, menjaga hartanya dan menjaga kehormatan saya. Melayani suami dengan istimewa.
2. Sebagai seorang ibu, karena ibu adalah madrasatul 'ula, jadi saya harus menyiapkan konsep pendidikan dan pembinaan untuk anak-anak saya. Merawatnya, mengarahkannya dan membimbingnya. 
3. Sebagai anggota masyarakat, saya harus sering bersilaturahim dengan tetangga, terlibat aktif dalam setiap kegiatan dan harus sering berbagi serta memberikan kebermanfaatan.
4. Sebagai seorang hamba Allah, saya harus terus meningkatkan amal ibadah yaumiyah, terus belajar di universitas kehidupan ini dan terus memperbaiki diri.

Semoga Allah ridhoi, aamiin.


Depok, 5 Juni 2017
#Nicehomework3iip4

Sabtu, 03 Juni 2017

Surat Cinta untuk Mamas

Teruntuk seseorang yg telah mengucapkan janji suci
Teruntuk seseorang yg telah berjanji menafkahi
Teruntuk seseorang yg menjadi pelengkap jemari
Teruntuk seseorang yg selalu membersamai
Teruntuk seseorang yg setia menjadi sandaran hati

Mamas Iyas Sayang.. 💐

Awalnya sempat ragu dan meragukan,
Apakah mamas akan menjadi imam yg terbaik?
Apakah mamas siap menafkahi dedek dan keluarga?
Apakah mamas seorang yg romantis?
Apakah mamas seorang yg siap mendengar curahan hati istrinya?
Apakah mamas seorang yg penyayang?

Banyak pertanyaan yg muncul sesaat sebelum memantapkan diri utk siap dipinang.

Hingga akhirnya, Allah telah menakdirkan aku dan kamu menjadi KITA.

Adalalanya mamas sering ngorok dan menganggu
Adalalanya mamas sering tidak on time
Adalalanya mamas membuat hati tidak tenang
Adalalanya mamas tidak menuruti keinginan 

Namun, dibalik itu semua
Dedek menemukan...
Suami yg amat bertanggungjawab
Suami yg amat menyayangi istrinya
Suami yg amat sabar menghadapi kebawelan istrinya
Suami yg selalu memenuhi kebutuhan istrinya
Suami yg selalu memberikan ciuman dan pelukan 
Suami yg selalu mendengarkan curahan hati istrinya
Suami yg rela mengorbankan suatu hal untuk istrinya
Suami yg tidak pernah protes akan masakan istrinya
Suami yg tidak pernah mencela masakan istrinya
Suami yg mau menerima istrinya apa adanya (walau jarang bilang istrinya cantik 😜)

Tak sanggup dedek mengungkapkan dalam kalimat, sebegitu dedek bersyukurnya, Allah menghadirkan mamas dalam hidup dedek. Menjadi lebih dari sekedar pelengkap jemari, tapi juga belahan hati.

Mamas, 
Maafkan dedek yg sangat bawel ini
Maafkan dedek yg cengeng ini
Maafkan dedek yg suka ngambek ini
Maafkan dedek yg belum jago masak ini
Maafkan dedek yg belum bisa melayani mamas dg baik

Terimakasih telah menjadi ribuan arti bagi dedek

Semoga Allah senantiasa memberkahi setiap langkah mamas
Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan panjang umur
Semoga kita menjadi keluarga Sakinah Mawadah Warahmah.

Aamiin..

Dengan penuh cinta,
Dedek, istri mamas dan ibun Sakha.