Kamis, 01 November 2018

Mie Goreng Salted Egg [Asli Homemade]

Telat banget nyicipin mie instan yang lagi happening itu ya, Ind*mie Goreng Salted Egg. Pas nyobain sama suami, kok rasanya asin, asin aja, gak spesifik kerasa telur asinnya. Maaf ya, barangkali ada yg nyoba tapi rasanya beda 😄

Jadilah diri ini tertantang untuk bikin mie goreng dengan saus telur asin beneran. 

Bahan :
2 keping Mie keriting (aku pakai Mie Telor Cap A*am)
2 buah telur asin (ambil kuningnya aja)
Sawi putih
Ayam suwir
Daun Bawang
100 ml Susu UHT (minta punya Sakha 😂)

Bumbu :
1/4 bawang bombay
2 siung baput
1 siung bamer
2 sdm kecap manis
1 sdm saus tiram
1 sdm kecap inggris
Lada secukupnya
Garam secukupnya
Gula sejimpit
Kaldu secukupnya (aku pakai Halawa)
Minyak utk menumis

Caranya :
  1. Rebus mie lalu tiriskan dan campurkan sedikit minyak agar gak lengket, Campurkan sedikit kecap manis. Sisihkan
  2. Ambil kuning telur asin, campur dengan susu, haluskan. Sisihkan
  3. Tumis bumbu, masukkan sawi dan ayam suwir, tambahkan sedikit air
  4. Tambahkan garam, kecap inggris dan saus tiram, gula dan kaldu
  5. Masukkan mie, aduk sampai bumbu rata
  6. Masukkan saus telur asin, aduk sampai mengental.
  7. Sajikan dengan cintaaa

DONE!
Alhamdulillah wa syukurillah 🤗




Rabu, 31 Oktober 2018

Bikin Cushion Cover Ternyata Mudah

Akhirnya punya mesin jahit idaman. Alhamdulillah. Walau size nya mini dan fiturnya gak selengkap mesin jahit yang biasa, tapi lumayan bisa untuk belajar menjahit. Pengen punya mesin jahit ini sudah sejak lama, tapi baru keturutan sekarang. Dan ternyata aku merasakan ada perasaan berbinar saat aku mengoperasikan mesin jahit itu. Bakalan jadi me-time favorit nih!

Baiklah, sudah gak sabar bebikinan, pengen make over ini itu. Project pertama adalah membuat pashmina instan. Alhamdulillah, berhasil mengubah 2 pashmina menjadi pashmina instan. Walaupun jahitannya masih belum rapi.


Project berikutnya aku bikin sarung bantal sofa, karena sarung bantal dirumah sudah lumayan buluk. Langkah pertama aku membeli bahan. Aku membeli kain katun sprei yang lebarnya 240 cm, jadi aku cukup membeli bahan 1 meter saja. Belinya dimana? Di Shopee, harganya Rp 38.000/meter. Murah kah?

Polanya gimana? Aku gak pake kertas atau koran untuk membuat pola. Tapi membuat sketsa diotakku, hahaha. Setelah bikin pola di otak, aku coba mencontek sarung bantal sofa yang ada.
✅ 1 meter kain yang lebarnya 240 m ini bisa jadi 5 cushion cover. Ukurannya masing-masing, panjang 90 cm dan lebarnya 42 cm.
✅ aku membuat pola yang sederhana, gak pakai resleting.
✅ setelah mengukur dan memotong kain, jahit kelim pinggiran kain. Karena gak bisa ngobras, jadi cuma dikelim
✅ terus satukan deh kainnya, jahit pinggirnya. Oiya, karena gak pake resleting, aku pakai model amplop, jadi ada lebihan kain sebagai pengunci sarung bantal.

Alhamdulillah

Sabtu, 20 Oktober 2018

Fiqih Wanita : Buku Rujukan Permasalahan Muslimah


Qadarullah. Diusia kandungan kurang lebih 12 minggu, Allah mengambil kembali benih di dalam kandungan saya. Saat saya kontrol rutin, dokter obgyn melakukan pemeriksaan USG, tetapi setelah hampir 30 menit, dokter tidak menemukan adanya detak jantung janin di dalam kandungan saya, bahkan setelah dilakukan USG transvaginal pun tidak terdeteksi. Tetiba dada ini terasa sesak, tangan gemetar dan mulut pun susah untuk berucap saat dokter mengajak dialog. “Bu, mohon maaf, saya tidak menemukan detak jantung janinnya. Kemungkinan infeksi TORCH”

Deg.

Sesegera mungkin saya mencari hikmah atas peristiwa ini, saat itu juga. Agar saya tidak larut dalam kesedihan. Mungkin ini yang terbaik menurut Allah, mungkin ada rencana yang sedang Allah persiapkan untuk kami, mungkin saja kalau janin ini terlahir bisa jadi lahir dalam kondisi kurang baik. Maka Allah ambil kembali amanahnya ini. Bisa jadi, ini adalah cara Allah menyayangi saya yang berlumur dosa ini dengan menjadikannya tabungan amal untuk di akhirat kelak. Wallahu’alam. Yang jelas saya meyakini ini adalah tanda cinta Allah pada saya.

Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang berat. Sungguh, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menimpakan ujian untuk mereka. Barangsiapa yang ridho, maka ia yang akan meraih ridho Allah. Barangsiapa siapa yang tidak suka, maka Allah pun akan murka.” (HR. Ibnu Majah no. 4031, hasan kata Syaikh Al Albani).
Dokter pun segera ambil tindakan. Karena janin yang sudah berbentuk manusia itu masih di dalam rahim, induksi pun menjadi pilihan, agar janin keluar spontan dengan utuh. Saat-saat inilah yang membuat saya bingung, bagaimana hukum pasca lahirnya janin sebelum waktunya. Apakah dihukumi sebagai nifas atau sebagai istihadhah.

Dan saya membuka kembali buku favorit saya yaitu, Fiqih Wanita. Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa, apabila janin yang berada di dalam kandungan seorang ibu keluar sebelum waktunya dan sudah berbentuk manusia, maka darah yang keluar setelahnya merupakan darah nifas. Sedang apabila janin yang keluar itu belum berbentuk manusia secara sempurna, maka darah yang keluar setelahnya tidak dikategorikan sebagai darah nifas. Akan tetapi dianggap sebagai darah kotor yang tidak menghalangi wanita untuk mengerjakan shalat dan puasa. Waktu minimal bagi janin terbentuk menjadi manusia sempurna adalah delapan puluh satu hari.

Buku inilah yang menjadi rujukan saya dalam setiap perkara yang belum saya pahami hukumnya. Sehingga buku inilah yang paling sering saya baca. Setelah berpikir panjang, manakah buku favorit yang akan saya tuliskan, akhirnya saya memutuskan buku Fiqih Wanita-lah yang membuat saya berbinar-binar dan memberikan dampak dalam hidup. Kalau buku-buku yang lain, biasanya setelah selesai dibaca akan saya taruh kembali di rak buku dan jarang untuk dibaca lagi. Berbeda halnya dengan buku Fiqih Wanita ini, setiap saya ada pertanyaan seputar hukum Islam yang berkaitan dengan kewanitaan, saya jadikan buku Fiqih Wanita ini sebagai rujukan. Walau jaman sudah canggih, cukup dengan membuka google, semua pertanyaan akan terjawab. Namun, rasanya beda apabila saya menjadikan buku ini sebagai rujukan pertama.

Jadi, saya berkesimpulan bahwa seharusnya, buku semacam inilah yang selayaknya menjadi favorite book.

Minggu, 14 Oktober 2018

Tips Menjaga Asupan Bumil Saat Emesis



Dikaruniai calon buah hati adalah anugerah yang tak terkira. Oleh karenanya, sudah pasti sebagai calon ibu akan berusaha memberikan asupan terbaik untuk calon buah hati. Namun, kadangkala terdapat kendala yang membuat kehamilan terganggu karena emesis, terlebih di trimester pertama. Mual dan muntah sudah menjadi hal yang biasa dihadapi oleh ibu hamil, hingga terkadang membuat ibu hamil tidak ‘doyan’ makan. Walau begitu, ibu hamil harus berjuang untuk tetap memberikan asupan untuk calon buah hati.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi emesis :

1. Banyak makan buah-buahan dan sayuran. Sayur dan buah membantu proses metabolisme tubuh agar lebih stabil sehingga mampu mengurangi mual muntah.
2. Makan makanan yg disukai, sedikit tapi sering. Porsi sedikit membuat sensasi pada lambung tidak terasa penuh. Makan lebih sering agar mengurangi meningkatnya asam lambung.
3. Minum air Alkali, yang bersifat basa agar menetralisir keasaman
4. Kalau minum susu pilih yang khusus mual muntah
5. Makan kurma/sari kurma. Kurma terkenal dengan manfaatnya. Mengkonsumsi kurma bisa menambah asupan energi bagi ibu hamil yang sedang emesis disertai lemas.
6. Minum suplemen anjuran dokter
7. Kalau sampai hiper, minta obat anti mual dari dokter
8. Memohon kekuatan sama Allah Swt, karena yang memberikan kekuatan adalah Allah Swt, berpositif thinking bahwa proses kehamilan ini adalah suatu kenikmatan akan membuat ibu hamil dnegan emesis akan lebih semangat.

Demikian beberapa tips mengatasi emesis/mual muntah saat hamil. Semoga bermanfaat.



_Siti Aminah Yendy_

Dari Dipaksa Jadi Biasa

Dari Dipaksa Menjadi Biasa

Saya suka menulis, lebih tepatnya suka menyalurkan perasaan lewat tulisan. Karena dengan menulis ada sensasi plong, perasaan lega setelahnya. Kesukaan saya menulis mulai muncul dari sebuah paksaan. Saat kuliah, saya adalah penerima beasiswa yang punya kewajiban untuk membuat artikel bertema setiap bulannya. Kalau tidak membuat artikel, maka otomatis uang saku saya dipotong. 

Karena kebiasaan itulah, lama kelamaan saya pun merasakan kenikmatan saat menulis. Hingga tulisan saya pernah dimuat dalam sebuah buku antologi berjudul Toga ditepi Jendela, buku tentang perjuangan dan perjalanan para pejuang kuliah dari kalangan tidak mampu. Begitu saja rasanya senang sekali. MasyaAllah.

Namun selepas kuliah, saya sudah kehilangan kewajiban untuk menulis, lama kelamaan kebiasaan menulis itupun mulai terkikis. Dan berlanjut sampai sekarang, sedih deh rasanya. Nulisnya hanya di sosmed saja. 

Besar harapan saya ketika bergabung dengan KaMi Menulis ini, harapannya saya bisa menambah skill dan jam terbang saya dalam menulis. Hingga kelak, cita-cita saya untuk bisa menerbitkan sebuah buku, bisa terwujud. Aamiiin

Siti Aminah Yendy
Depok, 19 September 2018


Rabu, 02 Agustus 2017

NHW 9 Bunda Sebagai Agen Perubahan

Ini salah satu ide Sosial Venture untuk lingkungan Sekitar saya :

Minat Hobi Ketertarikan >> Membuat kreasi, baik kerajinan tangan maupun dekorasi
Hard Skill dan Soft Skill >> Punya ketelatenan dalam membuat kerajinan tangan, memiliki ilmu marketing
Isu Sosial >> Terdapat tempat pembuangan sampah yang mengganggu lingkungan, bau sampahnya sangat mencemari udara hingga jarak jauh
Masyarakat >> Ibu Rumah Tangga
Ide sosial >> Memilah Antara sampah organik dan non organik, kemudian menjadikannya Kerajinan tangan dari barang bekas agar bernilai jual.

Kelemahan dari ide ini adalah, saya belum memiliki hard skill dalam memulai ide ini..
Berkat mengikuti IIP ini saya jadi memikirkan solusi dari permasalahan ini. Semoga bisa terealisasi.

NHW 8 MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

  • Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)
    • Aktivitas yang saya SUKA dan BISA saya lakukan salah satunya adalah Berbisnis Online

  • Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini :
    • Kita ingin menjadi apa ? (BE)
      • Saya ingin menjadi pengusaha muslimah yang bermanfaat untuk orang lain dengan memberikan lapangan kerja bagi orang lain, menyediakan produk yang dibutuhkan orang lain, berbagi rizki dengan yang membutuhkan dan mampu menghajikan keluarga
    •  Kita ingin melakukan apa ? (DO)
      • Memulai bisnis online dengan membuat akun promosi
      • Mempelajari segala ilmu tentang bisnis
      • Menyediakan produk berkualitas
      • Melayani konsumen dengan pelayanan terbaik
      • Melakukan jual beli yang halaL
    • Kita ingin memiliki apa? (HAVE)
      • Saya ingin memiliki usaha yang stabil dengan banyak karyawan
  • Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:
    • Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose) :
      • Menjadi muslimah yang bermanfaat untuk orang lain
    • Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)
      • Memiliki usaha yang stabil dengan brand sendiri dan memiliki banyak karyawan
    • Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)
      • Menyediakan produk ready stock
      • Memiliki toko online di beberapa E-commerce di Indonesia

NHW 7 TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF

Talent Mapping ini dilakukan untuk menuju Tahapan Bunda Produktif
Berikut hasil Strength Typology di temubakat.com


SITI AMINAH YENDY, anda adalah orang yang dapat merasakan perasaan orang lain baik sedang gembira maupun sedang sedih , selalu ingin memajukan orang lain dan senang melihat kemajuan orang , senang mempelajari latar belakang, senang olah pikir, menyendiri , berpikiran strategic, senang mengkomnikasikan sesuatu, banyak idea dan senang menonjolkan kelebihan , keras menghadapi orang akan tetapi tidak menyukai konflik , senang memotivasi dengan berbagai cara ada yang melalui sifat periangnya ada yang melalui sifat empatinya ada juga karena selalu ingin memajukan orang lain , suka melayani orang lain dan mendahulukan orang lain.

PERSONAL BRANDING : CARETAKER, EDUCATOR, EXPLORER, MARKETER, MEDIATOR, MOTIVATOR, SERVER.

KUADRAN
SUKA
TIDAK SUKA
BISA
Membaca Alquran
Jualan Online
Menjadi mentor
Mendongeng
Menulis 
Tata rias
Memotong rambut orang
Mencuci piring
TIDAK BISA
Menjahit
Membuat kue
Berkebun
Mencatat keuangan
Memperbaiki instalasi listrik

NHW 6 MENJADI MANAGER KELUARGA

Tugas NHW kali ini saya teringat tentang Fiqh Prioritas, mana yang penting dan mana yang tidak penting.

Tiga aktivitas yang paling penting adalah :
  1. Melaksanakan Ibadah, Sholat tepat waktu, membaca Al Qur’an, Dzikir pagi dan petang
  2. Menyiapkan menu sehat untuk Suami dan Anak
  3. Mengelola bisnis online

Tiga aktivitas yang tidak penting :
  1. Stalking sosmed
  2. Ikut tertidur saat menidurkan anak
  3. Silaturahim ke tetangga terlalu lama

Selama ini waktu saya habiskan untuk rutinitas sehari hari, mengurus anak dan suami, beberes rumah, mengelola bisnis online dan bermain bersama anak.

Aktivitas rutin yang selalu saya lakukan :
  1. Bangun shubuh
  2. Menyiapkan sarapan suami
  3. Menyiapkan sarapan anak
  4. Memandikan anak
  5. Mengurus rumah
  6. Mengelola online shop

Apabila diklasifikasikan dalam quadran prioritas sebagai berikut :


Mendesak
Tidak Mendesak
Penting
Melaksanakan Ibadah
Menyiapkan menu sehat keluarga
Mengerjakan NHW
Mengelola online shop
Silaturahim tetangga
Membaca postingan Grup
Bermain bersama anak
Tidak Penting
Mencuci Baju
Mencuci Piring
Belanja
Stalking sosmed


NHW 5 DESAIN BELAJAR

Tugas NHW 5 kali ini simple tetapi  membutuhkan pemikiran yang mendalam, memunculkan pertanyaan yang hanya diri saya yang bisa menjawabnya. Dan mencari jawabannya itu yang membutuhkan perenungan. Hehe
Sejauh ini, saya tipe pembelajar yang mayoritas learning by doing. Kalau hanya teori saja, rasanya pembelajaran tersebut belum lengkap, hambar bahkan tidak berbekas sehingga, ketika mendapatkan ilmu, harus segera diamalkan, agar tidak menguap begitu saja dan tidak menjadi manfaat.
Desain belajar yang akan saya terapkan adalah :
  1. Mencari sumber ilmu, meliputi : Buku dan Narasumber
  2. Membaca dan mempelajarinya
  3. Membuat point – point apa yang harus dikerjakan
  4. Membuat analisis SWOT
  5. Membuat Checklist harian
  6. Mengevaluasinya


Sebagai contoh :
Saat ini saya sedang belajar memberikan asupan MPASI untuk anak saya yang berusia 6 bulan. Hal yang saya lakukan adalah :
  1. Mencari sumber ilmu : Saya mengikuti grup whatsapp tentang Pemberian MPASI WHO, belajar dengan ahlinya.
  2. Membaca panduan MPASI WHO : Mencari informasi tentang Menu MPASI. Mencari perlengkapan MPASI
  3. Membuat Point yang harus dikerjakan : Membuat menu tunggal MPASI untuk 14 hari. Menyiapkan alat dan bahan MPASI
  4. Membuat analisis SWOT : Mengukur kemampuan saya dalam membuat MPASI, saya memilih MPASI Homemade yang sesuai dengan kapasitas saya
  5. Membuat Checklist harian : Membuat checklist menu tiap harinya
  6. Mengevaluasi  : Mengevaluasi pemberian menu tunggal setiap hari meliputi reaksi alergi, reaksi pencernaan dan reaksi selera.